Punya Rumah di Desa Sekarang Seenak di Kota

Dulu, setidaknya sebelum tahun 2010 pertimbangan membeli tanah untuk perumahan adalah salah satunya berada di lokasi sekitar pusat perkotaan, semakin dekat pusat perkotaan semakin tinggi permintaannya dengan alasan lokasi tersebut dekat dengan segala fasilitas publik seperti mall, stasiun, jalan protokol, kantor pemerintah, rumah sakit, dan masih banyak lagi. Memang waktu itu alasan-alasan tersebut tak terbantahkan untuk dijadikan alasan memilih tanah di dekat perkotaan. Karena semakin jauh dengan kota fasilitas-fasilitas tersebut sulit didapatkan, sebab dulu untuk mengurus segala keperluan semuanya serba offline alias melakukannya langsung di tempat. Meskipun konsekuensinya harga beli tanah atau sewanya melambung tinggi namun banyak orang yang mengantri bahkan acap kali soldout sebelum property atau perumahan tersebut rampung dibangun. Pun konsekuensi lainnya yakni rawan menghadapi permasalahan seperti kemacetan, kebisingan, polusi udara, atau tingginya angka kriminal tak menghalangi orang-orang untuk membeli tanah atau rumah di dekat perkotaan. Hal itu mungkin karena sebanding dengan fasilitas atau kemewahan yang sudah saya sebutkan di atas. Karena memang dulu fasilitas tersebut masih jarang yang secara online.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat dan berkembang pesat ini, kekurangan-kekurangan memiliki tanah di luar perkotaan bisa diminimalisir dengan signifikan bahkan bisa dieliminasi. Serta tak perlu lagi kita menghadapi kemacetan di jalan, kebisingan, polusi dan sebagainya selaiknya hidup di perkotaan. Kini berkat komunikasi yang begitu cepat dan hebat kita bisa melukan segala fasilitas tersebut secara online, tinggal memiliki perangkat, koneksi internet dan aplikasi semau fasilitas itu bisa kita nikmati di mana saja, tak mengenal waktu dan tempat alias serba realtime tanpa mendatangi tempat tujuan, mengantri atau memakan waktu lama, tentu semua dari kita sudah memahami ini khususnya kita selaku generasi milenial dan generasi Z.
Buktinya untuk bisa menikmati makanan lezat di restoran kita tak perlu seperti dulu untuk mendatangi restoran yang kita inginkan itu, cukup pesan via aplikasi dan beberapa saat makanan itu diantar ke tempat kita, untuk bisa berbelanja pun begitu cukup pesan via aplikasi maka kurir akan mengantarkan belanjaan kita ke rumah, pun kegiatan yang mustahil dilakukan secara online lainnya seperti perpanjangan sim, stnk, bayar pajak semuanya bisa via aplikasi. Segala kemudahan ini tentunya bisa dilakukan bahkan di luar perkotaan karena semuanya difasilitasi pemerintah dalam hal jaringan telekomunikasi yang semakin memadai bahkan di daerah di luar perkotaan. Benefit lainnya adalah tentu saja tak mungkin kita menemukan kemacetan, jauh dari kebisingan kendaraan atau pabrik, jauh dari mengantre dan rendahnya angka kriminalitas. Apalagi tingkat introvert yang begitu tinggi menambah benefit yang diperoleh dari rumah di luar perkotaan ini.
Saya tidak sedang menjadi makelar rumah atau buzzer saya hanya ingin membantu pemerintah untuk mengurangi angka urbanisasi dan menyadarkan masyarakat bahwa ini lah salah satu manfaat besar kemajuan teknologi komunikasi yang tak mengenal jarak dan waktu, intinya sekarang tak masalah dimanapun kita berada karena segala fasilitas hidup modern bisa kita peroleh di mana saja sekalipun kita tidak sedang berada di kota, mungkin saat ini kendalanya hanya satu dan itu sedang gencar diperbaiki pemerintah, yakni masalah jaringan telekomunikasi di luar perkotaan tak sebaik di perkotaan, ini menjadi konsern yang krusial yang begitu gencar di perbaiki oleh pemerintah saat ini salah satunya dengan pemasangan 4000 BTS baru di seluruh wilayah di Indoensia. Sehingga dalam beberapa tahun ke depan masalah ini sudah bisa ditangani dengan baik, ayo tunggu apalagi sebelum yang lain sadar kenapa bukan kalian, segera beli tanah di luar perkotaan, karena murah dan nyaman untuk ditempati. Entah 10-20 tahun ke depan bisa jadi orang-orang akan sadar akan hal ini.

Komentar

Postingan Populer